Minal Aidin Wal Faidzin
Mohon Maaf Lahir dan Bathin...
Kepada semua orang, Lufhti Fathurahman Alamsyah minta maaf atas semua kesalahan
baik kesalahan yang disengaja maupun tidak disengaja
semoga kita dapat menjadi orang yang lebih baik lagi
...Amin...
29 September 2009
26 Mei 2009
Capek eeuuyy..
Ternyata jadi Tim Rekonsilisasi dan Verifikasi Simpanan Nasabah LPS cape juga ya..
kerjanya sih ga susah2 amat
tapi ga slsai2..
Gmn mau cepet slsai, yang di verifikasi aja ada 12 ribuan rekening
sedangkan harus slesai dalam waktu minimal 80 hari
Skarang sih udah slsai 2 tahap
tahap I harus slsai dalam 5 hari pertama
tahap II sebulan setelahnya
skarang tinggal tahap III & IV nih
Doain gw ya supaya ttp sehat karena hampir semua anggota tim pada sakit..
AMIN...
kerjanya sih ga susah2 amat
tapi ga slsai2..
Gmn mau cepet slsai, yang di verifikasi aja ada 12 ribuan rekening
sedangkan harus slesai dalam waktu minimal 80 hari
Skarang sih udah slsai 2 tahap
tahap I harus slsai dalam 5 hari pertama
tahap II sebulan setelahnya
skarang tinggal tahap III & IV nih
Doain gw ya supaya ttp sehat karena hampir semua anggota tim pada sakit..
AMIN...
18 Maret 2009
What Is Love
with love.... all thing are posible
APAKAH ITU CINTA?
Bila telapak tanganmu berkeringat,
Hatimu dag dig dug,
Suaramu bagai tersangkut di tenggorokan,
Itu bukan cinta, tetapi SUKA.
Bila tanganmu tidak dapat berhenti memegang dan menyentuhnya,
Itu bukan cinta tetapi BIRAHI.
Bila kamu menginginkannya karena tahu
Ia akan selalu berada di sampingmu,
Itu bukan cinta tetapi KESEPIAN.
Bila kamu menerima pernyataan cintanya
Karena kamu tak mau menyakiti hatinya,
Itu bukan cinta tetapi KASIHAN.
Bila kamu bersedia memberikan semua
Yang kamu sukai demi dia,
Itu bukan cinta tetapi KEMURAHAN HATI.
Bila kamu bangga dan selalu ingin memamerkannya
Kepada semua orang,
Itu bukan cinta tetapi KEMUJURAN.
Bila kamu mengatakan padanya bahwa ia adalah
Satu-satunya hal yang kamu pikirkan,
Itu bukan cinta tetapi GOMBAL.
Kamu MENCINTAINYA,
Ketika kamu MENERIMA KESALAHAN DIA,
Karena itu adalah bagian dari kepribadiannya.
Ketika kamu RELA MEMBERIKAN HATIMU, KEHIDUPANMU, BAHKAN KEMATIANMU;
Ketika HATIMU TERCABIK BILA IA SEDIH,
dan BERBUNGA BILA IA BAHAGIA;
Ketika kamu MENANGIS UNTUK KEPEDIHANNYA
Biarpun ia cukup tegar menghadapinya;
CINTA adalah PENGORBANAN;
MENCINTAI berarti MEMBERI DIRI.
CINTA adalah KEMATIAN ATAS EGOISME dan EGOSENTRISME.
Kadang itu menyakitkan, tetapi itulah harga yang harus dibayar...
Untuk sebuah CINTA...
Semua diatas adalah kata perumpamaan, tapi
Awal dari cinta adalah membiarkan orang yang kita cintai menjadi
dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kita inginkan.
Jika tidak, kita hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kita temukan
di dalam dia.
APAKAH ITU CINTA?
Bila telapak tanganmu berkeringat,
Hatimu dag dig dug,
Suaramu bagai tersangkut di tenggorokan,
Itu bukan cinta, tetapi SUKA.
Bila tanganmu tidak dapat berhenti memegang dan menyentuhnya,
Itu bukan cinta tetapi BIRAHI.
Bila kamu menginginkannya karena tahu
Ia akan selalu berada di sampingmu,
Itu bukan cinta tetapi KESEPIAN.
Bila kamu menerima pernyataan cintanya
Karena kamu tak mau menyakiti hatinya,
Itu bukan cinta tetapi KASIHAN.
Bila kamu bersedia memberikan semua
Yang kamu sukai demi dia,
Itu bukan cinta tetapi KEMURAHAN HATI.
Bila kamu bangga dan selalu ingin memamerkannya
Kepada semua orang,
Itu bukan cinta tetapi KEMUJURAN.
Bila kamu mengatakan padanya bahwa ia adalah
Satu-satunya hal yang kamu pikirkan,
Itu bukan cinta tetapi GOMBAL.
Kamu MENCINTAINYA,
Ketika kamu MENERIMA KESALAHAN DIA,
Karena itu adalah bagian dari kepribadiannya.
Ketika kamu RELA MEMBERIKAN HATIMU, KEHIDUPANMU, BAHKAN KEMATIANMU;
Ketika HATIMU TERCABIK BILA IA SEDIH,
dan BERBUNGA BILA IA BAHAGIA;
Ketika kamu MENANGIS UNTUK KEPEDIHANNYA
Biarpun ia cukup tegar menghadapinya;
CINTA adalah PENGORBANAN;
MENCINTAI berarti MEMBERI DIRI.
CINTA adalah KEMATIAN ATAS EGOISME dan EGOSENTRISME.
Kadang itu menyakitkan, tetapi itulah harga yang harus dibayar...
Untuk sebuah CINTA...
Semua diatas adalah kata perumpamaan, tapi
Awal dari cinta adalah membiarkan orang yang kita cintai menjadi
dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kita inginkan.
Jika tidak, kita hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kita temukan
di dalam dia.
27 Februari 2009
Cinta Laut dan Langit
Dahulu kala, langit dan laut saling jatuh cinta. Mereka sama2 saling menyukai 1 sama lain. Saking sukanya laut terhadap langit, warna laut = langit, saking sukanya langit terhadap laut, warna langit = laut.
Setiap senja datang, si laut dengan lembut sekali membisikkan "aku cinta padamu" ke telinga langit. Setiap langit mendengar bisikan penuh cinta laut pun, langit tidak menjawab apa2 hanya tersipu2 malu wajahnya semburat kemerahan.
Suatu hari, datang awan... begitu melihat kecantikan si langit, awan seketika itu juga jatuh hati terhadap langit. Tentu saja langit hanya mencintai laut, setiap hari hanya melihat laut saja. Awan sedih tapi tak putus asa, mencari cara dan akhirnya menemukan akal bulus.
Awan mengembangkan dirinya sebesar mungkin dan menyusup ke tengah2 langit dan laut, menghalangi pandangan langit dan laut terhadap 1 sama lain.
Laut merasa marah karena tidak bisa melihat langit, sehingga dengan gelombangnya, laut berusaha menyibak awan yang mengganggu pandangannya.
Tapi tentu saja tidak berhasil.
Lalu datanglah angin, yang sejak dulu mengetahui hubungan laut dan langit merasa harus membantu mereka menyingkirkan awan yang mengganggu.
Dengan tiupan keras dan kuat, angin meniup awan ... Awan terbagi2 menjadi banyak bagian, sehingga tidak bisa lagi melihat langit dengan jelas, tidak bisa lagi berusaha mengungkapkan perasaan terhadap langit.
Sehingga ketika merasa tersiksa dengan perasaan cinta terhadap langit, awan menangis sedih. Hingga sekarang, kasih antara langit dan laut tidak terpisahkan.
Kamu juga bisa melihat di mana mereka menjalin kasih. Setiap ke laut, di mana ada 1 garis antara laut dan langit, di situlah mereka sedang bersatu.
Setiap senja datang, si laut dengan lembut sekali membisikkan "aku cinta padamu" ke telinga langit. Setiap langit mendengar bisikan penuh cinta laut pun, langit tidak menjawab apa2 hanya tersipu2 malu wajahnya semburat kemerahan.
Suatu hari, datang awan... begitu melihat kecantikan si langit, awan seketika itu juga jatuh hati terhadap langit. Tentu saja langit hanya mencintai laut, setiap hari hanya melihat laut saja. Awan sedih tapi tak putus asa, mencari cara dan akhirnya menemukan akal bulus.
Awan mengembangkan dirinya sebesar mungkin dan menyusup ke tengah2 langit dan laut, menghalangi pandangan langit dan laut terhadap 1 sama lain.
Laut merasa marah karena tidak bisa melihat langit, sehingga dengan gelombangnya, laut berusaha menyibak awan yang mengganggu pandangannya.
Tapi tentu saja tidak berhasil.
Lalu datanglah angin, yang sejak dulu mengetahui hubungan laut dan langit merasa harus membantu mereka menyingkirkan awan yang mengganggu.
Dengan tiupan keras dan kuat, angin meniup awan ... Awan terbagi2 menjadi banyak bagian, sehingga tidak bisa lagi melihat langit dengan jelas, tidak bisa lagi berusaha mengungkapkan perasaan terhadap langit.
Sehingga ketika merasa tersiksa dengan perasaan cinta terhadap langit, awan menangis sedih. Hingga sekarang, kasih antara langit dan laut tidak terpisahkan.
Kamu juga bisa melihat di mana mereka menjalin kasih. Setiap ke laut, di mana ada 1 garis antara laut dan langit, di situlah mereka sedang bersatu.
24 Februari 2009
Kena Tilang
Sekedar mo sharing aja nih...
waktu itu gw pernah kena tilang
begini ceritanya :
gw kan naek motor jemput cewe gw pulang..
gw ngikutin motor yg didepan gw, motor itu belok kiri, gw ikut aja lah tiba2......
didepan gw ada polisi nyegat, motor didepan gw lsg tancap gas sekenceng2nya, berhubung gw bawa cewe gw jd gw ga bisa ngebut deh.. hiks2x
ketangkep deh...
Polisi (P) : Slamat siang..
Gw (G) : siang pak
P : Surat2nya...
G : ini pak (gw kluarin deh SIM ama STNK gw)
P : tau ga salah km apa?
G : ga tau pak
P : dilarang belok kiri disitu (sambil nunjuk tmpt gw belok)
G : saya biasanya ga papa koq pak?
P : klo ga ada polisi sih gapapa
G : (smua org jg tau, maling aja klo ga ketangkep gapapa kan)
P : Ya udah turun dulu ikut saya
G : (Ikut polisi ke Pos nya)
di Pos polisi waktu itu gw juga minta slip biru dan tuh polisi bilang klo yg biru udah ga ada lagi.
tapi gw ttp ngedesak dia bwt minta slip biru, akhirnya dia bilang ama temennya (menurut gw sih atasannya) n ternyata temennya nyanggupin bwt ngasih slip biru itu...
Ternyata gw baru tau klo slip tilang polisi itu ternyata rangkap 3.
Waktu itu gw disuruh tanda tangan di slip yg merah (otomatis gw nolak dong) tapi dia bilang klo slip yg biru itu ada dibawahnya n itu semacam kertas sablon yg otomatis langsung tiga lembar ditandatanganin (kaya slip setoran bank)..
dan mmg bener, ada slip biru di bawah slip yg merah, n satu lagi slipnya warna putih...
jadi klo polisi bilang ga ada tuh slip biru berarti mmg dasar dia aja yg ga mau ngasih kita..
Akhirnya gw ke Bank trus balik lg deh bwt ngambil SIM gw.
NB : Klo bayar ke Bank : 39 rb
Klo damai ama polisi : 20 rb
biar bayar lebih mahal tp kan uangnya masuk ke negara jd ga papa lah..
waktu itu gw pernah kena tilang
begini ceritanya :
gw kan naek motor jemput cewe gw pulang..
gw ngikutin motor yg didepan gw, motor itu belok kiri, gw ikut aja lah tiba2......
didepan gw ada polisi nyegat, motor didepan gw lsg tancap gas sekenceng2nya, berhubung gw bawa cewe gw jd gw ga bisa ngebut deh.. hiks2x
ketangkep deh...
Polisi (P) : Slamat siang..
Gw (G) : siang pak
P : Surat2nya...
G : ini pak (gw kluarin deh SIM ama STNK gw)
P : tau ga salah km apa?
G : ga tau pak
P : dilarang belok kiri disitu (sambil nunjuk tmpt gw belok)
G : saya biasanya ga papa koq pak?
P : klo ga ada polisi sih gapapa
G : (smua org jg tau, maling aja klo ga ketangkep gapapa kan)
P : Ya udah turun dulu ikut saya
G : (Ikut polisi ke Pos nya)
di Pos polisi waktu itu gw juga minta slip biru dan tuh polisi bilang klo yg biru udah ga ada lagi.
tapi gw ttp ngedesak dia bwt minta slip biru, akhirnya dia bilang ama temennya (menurut gw sih atasannya) n ternyata temennya nyanggupin bwt ngasih slip biru itu...
Ternyata gw baru tau klo slip tilang polisi itu ternyata rangkap 3.
Waktu itu gw disuruh tanda tangan di slip yg merah (otomatis gw nolak dong) tapi dia bilang klo slip yg biru itu ada dibawahnya n itu semacam kertas sablon yg otomatis langsung tiga lembar ditandatanganin (kaya slip setoran bank)..
dan mmg bener, ada slip biru di bawah slip yg merah, n satu lagi slipnya warna putih...
jadi klo polisi bilang ga ada tuh slip biru berarti mmg dasar dia aja yg ga mau ngasih kita..
Akhirnya gw ke Bank trus balik lg deh bwt ngambil SIM gw.
NB : Klo bayar ke Bank : 39 rb
Klo damai ama polisi : 20 rb
biar bayar lebih mahal tp kan uangnya masuk ke negara jd ga papa lah..
Langganan:
Komentar (Atom)